Citical Voice Point "Pengembangan Seni dan Budaya di Kabupaten Purworejo "

 Irama,  18-05-2017 13:43:34

  

“Pengembangan Seni dan Budaya di Kabupaten Purworejo “

DSCN2861

Pada hari selasa  16 Mei 2017 bertempat di pendopo kab Purworejo telah diselenggaran Critical Voice Point dengan tema Pengembangan Seni dan Budaya di kabupaten Purworejo. Acara Criticak Voice Point Dibuka langsung Bupati Purworejo Agus Bastian SEMM

Saat membuka acara Critical voice Point Bupati agus Bastian menyampaikan bahwa dalam pengembangan seni dan budaya pemerintah tidak bisa memprogramkan dengan sepihak, namun pemerintah kabupaten Purworejo ingin melibatkan seluruh stick holder untuk mengembangkan semua seni dan budaya. Bupati berharap seni budaya dapat mendorong tahun kunjungan Wisata 2020 atau romansa 2020.

Setelah bandara usai dibangun pemerintah kabupaten Purworejo di harapkan  harus siap dengan destinasi wisata serta seni dan budaya yang ada. Diharapkan juga semua seni dan budaya dapat diuri – uri. Bupati juga mengungkapkan kaitannya dengan pendopo hanya boleh digunakan untuk seni, budaya, pemerintahan dan keagamaan.

Acara critical voice Point pengembangan seni dan budaya menghadirkan naraSumber diantaranya Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo dan Drs Joko Dwiyanto M hum ketua dewan kebudayan Pemprov DIY. Hadir dalam acara Critical Voice Point sejumlah 150 orang  diantaranya OPD, Unsur PT, Pelaku pengiat seni budaya, sanggar seni, pamong budaya, dewan kesenian, LSM, Ormas, Tokoh masyarakat, serta para wartawan.

Dalam paparannya Drs Joko Dwiyanto Ketua dewan kebudayaan Propinsi DIY  menyampaikkan bahwa budaya adalah hubungan manusia dg tuhan, alam, serta lingkungnnya. Lebih lanjut diungkapkan bahwa Budaya terkait religius spriritualitas Budaya juga terkait dengan logika dan estetika. Kaitannya para pengamen di perempatan jalan menurut Joko dwiyanto difinisi bukan seniman karena seni berdifinisi dengan keindahan tidak menganggu. Sdgkan kesenian mempunyai tiga unsur yaitu ide, berkreasi ( Prilaku ), meninggalkan artefak. Seni mengangkat dan menampung semua aspek dalam kebudayaan. Untuk mamajukan seni dibutuhkan dua, baik Formal maupun informal.

Sementara AKPB Satrio Wibowo mengungkapkan bahwa di negara – negara maju Polisi tidak ada Pekerjaan lantaran masyarakat di negara – negara maju telah amat peduli dan care thdp tugas – tugas keamanan. Kapolres Purworejo juga mengungkapkan bahwa saat ini Polres tengah mengembangkan atau mengaktifkan budaya – budaya lokal yaitu gendhu – gendhu roso terdiri dari para polisi dan wartawan – wartawan muda. Dalam acara itu ada kegiatan budaya yang dilakukan secara bersama – sama. Dan masihnya adanya opini menciptakan kondisi kondusif adalah urusan polisi namun sebenarnya tidak karena masyarakat dapat berperan secara bersama – sama mewujudkan situasi kamtibmas.

Tags: , , , ,

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN