Jamasan Tosan Aji Digelar Terbuka di Depan Pendopo Kabupaten

 Radio Irama FM,  26-09-2018 10:31:48

  

Jamasan Tosan Aji Digelar Terbuka di Depan Pendopo Kabupaten

Jumat 21 September 2018 telah diselenggarakan prosesi jamasan pusaka museum Tosan Aji Purworejo  oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kabupaten Purworejo  Tradisi yang biasanya berlangsung di sekitar kawasan museum  tahun ini digelar secara terbuka  di Jalan Setiabudi depan Pendopo Kabupaten Purworejo  Sehingga masyarakat umum dapat menyaksikan secara langsung  prosesi jamasan yang diawali dengan kirab pusaka dan diiringi kesenian tradisional Cimpoling itu  Ada lima pusaka yang dijamas  yakni Keris Dapur Carubuk yang diketahui sebagai pusaka peninggalan Kabupaten Purworejo  Tombak Biring Lanang  Kujang  Bende atau gong kecil yang merupakan bagian dari gamelan Cokronegoro I  dan Pedang Sabet

Ritual jamasan dimulai dengan simbolik penyerahan pusaka Keris Dapur Carubuk  oleh Bupati Purworejo yang diwakili Kepala Dinparbud Purworejo Agung Wibowo  kepada juru jamas Ki Tri Yuliana yang juga Kasi Objek Daya Tarik Wisata Dinparbud Purworejo  Lima pusaka tersebut sebagian dari 1.138 benda pusaka koleksi Museum Tosan Aji  Penjamasan terhadap benda pusaka lainnya juga dilakukan sejak tanggal 1 Suro lalu  Kepala Dinparbud  Agung Wibowo  mengungkapkan bahwa jamasan pusaka tahun ini  sengaja dikonsep menjadi event budaya edukatif agar dapat disaksikan masyarakat secara luas  Terkait waktu pelaksanaannya yang tidak lagi pada tanggal 1 Suro seperti tahun-tahun sebelumnya  karena tanggal tersebut merupakan hari libur dan dimungkinkan pihaknya akan  kesulitan untuk mengundang OPD lain  Tahun ini jamasan dikemas lebih edukatif  Panitia juga mengundang guru-guru sejarah serta siswa dari berbagai sekolah  agar dapat melihat lebih dekat budaya Jawa yang harus dilestarikan bersama

Menurut Agung Wibowo  prosesi jamasan bukan hanya sekadar rutinitas tahunan membersihkan secara fisik benda pusaka  Ada makna filosofi yang tersirat  yakni mengingatkan manusia untuk dapat membersihkan diri dari sifat-sifat yang tidak baik  Tahun ini Ruwatan Sukerto tidak ada  tetapi dimungkinkan tahun depan bisa ada  Jamasan pusaka tetap akan ada setiap tahun  hanya saja konsep penyelenggaraannya terus berkembang